Mempartisi Al-Qur'an mempunyai manfaat yang nyata dalam mengolah Al-Qur'an dengan cara menghafal, membaca, menampilkan, dan lain sebagainya. Fragmentasi Al-Qur’an yang terkenal saat ini selalu menimbulkan permasalahan, dan sebagian orang-orang berbudi luhur berusaha menghadirkan upaya untuk memperbaiki dan mengembangkannya. Buku ini berupaya menelusuri akar permasalahan dan sejauh mana perlunya perbaikan dan pengembangan fragmentasi Al-Qur'an. Buku ini memaparkan dan membahas landasan-landasan yang menentang berkembangnya fragmentasi pengembangan, diakhiri dengan proposal baru untuk fragmentasi berdasarkan landasan dan standar yang disimpulkan oleh penelitian dan perlu dipertimbangkan.
Ditulis oleh:
Mahmoud Abdul Jalil Rosen
Tentang penulis:
Seorang peneliti dalam studi Al-Quran, ia memiliki banyak buku, penelitian dan artikel yang diterbitkan. Diantaranya: berhenti merenung, makna, jenis dan hukumnya, penilaian interogatif dalam Al-Qur'an, perbedaan semantik sepuluh bacaan dalam kisah ucapan: keajaiban dan kekhususan petunjuk dan jalannya.
Jumlah volume: 1
Nomor terbitan: 68
Ukuran buku: 17*24
Jumlah halaman: 296 halaman
Tahun terbit : 1444 H – 2022 M. Edisi pertama.