Karena banyak perhatian yang diberikan pada penulisan dalam metode-metode penafsir di era modern, penulis merasa berguna untuk melacak tulisan-tulisan kontemporer yang paling menonjol dalam metode-metode penafsir yang tidak terbatas pada satu penafsir atau satu wilayah, dan mempelajarinya dalam sebuah studi analitis dan komparatif, mengungkap metodologi yang diikuti oleh tulisan-tulisan ini, melalui studi sejarah penulisan kontemporer dalam metode-metode penafsir, tahapan-tahapannya, tren-trennya, karakteristik-karakteristiknya, dan hubungannya, dan melalui perbandingan tulisan-tulisan dalam komponen-komponen metode penafsir, dan dalam jalur-jalur ekstraksi metode-metode tersebut, kemudian mempelajari tulisan-tulisan dalam hal menetapkan ciri-ciri penulisan dalam metode-metode penafsir, dan manifestasi-manifestasi imitasi di dalamnya, kemudian meneliti prospek-prospek untuk mengembangkan penulisan dalam metode-metode penafsir, dan sebuah analisis umum dari buku-buku paling menonjol yang ditulis di dalamnya.
Ditulis oleh:
Dokter. Tamu Allah bin Abdul Mohsen Al-Tamimi
Anggota fakultas di Universitas Imam Abdulrahman bin Faisal
📚 Satu volume, 832 halaman
- Edisi Pertama
- Nomor Edisi (91)
- Ukuran buku: 17 x 24 cm
- Tahun terbit: 1446 H - 2025 M.
-----
Buku ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
Buku ini mengkaji sejarah kepenulisan kontemporer dalam metode-metode penafsir, tahap-tahap dan fase-fasenya, dan membandingkan upaya-upaya kontemporer yang memiliki keunggulan preseden dalam membangun dan memantapkan ilmu metode-metode penafsir.
2- Beliau memaparkan beberapa usaha kontemporer dalam membangun dan menegakkan ilmu metode-metode para mufassir yang telah ada sebelum kitab “Tafsir dan Para Penafsir” karya Al-Dhahabi. Akan tetapi, karya-karya kontemporer tentang metode-metode para mufassir dan lainnya masih saja mengabaikannya.
3- Bandingkan tren kepenulisan kontemporer dalam metode penafsir, karakteristik mereka, dan hubungan mereka.
4- Ikuti semua definisi “pendekatan penerjemah” dan analisislah; Menjelaskan beberapa komentar.
5- Menelusuri asal usul istilah “metode penafsir” dan mengadopsinya sebagai nama ilmu ini.
6- Bahaslah konsep pendekatan para penafsir, dan gambarannya dalam tulisan-tulisan kontemporer melalui definisi, dan melalui topik-topiknya dalam tulisan-tulisan dengan sensus yang komprehensif.
7- Melalui sensus yang komprehensif, beliau menganalisis komponen-komponen pendekatan penafsir dan landasannya dalam penulisan kontemporer. Beliau sampai pada pendekatan yang paling tepat dalam mengkaji pendekatan penafsir.
8- Menganalisis jalur-jalur penggalian pendekatan penafsir dalam karya tulis kontemporer (jalur-jalur yang umum bagi karya tulis dan jalur-jalur yang membedakan beberapa karya tulis) dan metode-metode pemanfaatannya, serta keadaannya antara saling melengkapi dan selektif, melalui sensus terpadu.
9- Dia menyeimbangkan antara tulisan-tulisan dalam menetapkan ciri-ciri tulisan dalam metode penafsir.
10- Menjelaskan manifestasi tradisi dalam karya tulis kontemporer melalui metode penafsir.
11- Menyajikan serangkaian prospek pengembangan penulisan dalam metode penerjemah.
12- Kajian terperinci dilakukan terhadap buku-buku terkemuka yang ditulis tentang metode-metode penafsir (26 buku), melalui unsur-unsur berikut: biografi pengarang, informasi tentang penerbitan buku, topik-topik buku, metode pengarang dalam menyikapi metode-metode penafsir, kelebihan-kelebihan buku, dan kekurangan-kekurangan buku.